Kajian strategi PKBK
KAJIAN STRATEGI PEMBELAJARAN KIMIA
BERBASIS KOMPUTER UNTUK SMA
Pada saat ini
media komputer memiliki kontribusi yang besar dalam membantu proses
pembelajaran. Arsyad (2000) mengatakan bahwa: “Komputer dapat merangsang siswa
untuk mengerjakan latihan, melakukan kegiatan laboratorium, atau simulasi
karena tersedianya animasi gerak, warna dan musik yang dapat menambah
realisme”. Secara singkat, komputer sudah dianggap sebagai alat yang mampu
untuk membantu dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga diharapkan juga
pengajaran dengan menggunakan media dapat membuat pembelajaran agar lebih
bermakna. Penggunaan media dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar dan
meningkatkan motivasi siswa serta disamping itu media juga berfungsi
memperlancar proses interaksi antara siswa dengan guru. Penggunaan media komputer
dalam pembelajaran telah terbukti meningkatkan hasil siswa. Ini dapat dilihat
dari hasil penelitian yang dilakukan Herawaty (2006) yang menggunakan media
visualisasi komputer pada pelajaran kimia khususnya materi struktur atom. Dari
penelitian yang dilakukannya dinyatakan bahwa penggunaan media komputer dapat
meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 8,645. Hal tersebut juga dikemukakan
oleh Syafrini (2007) yang menyatakan bahwa media komputer dapat meningkatkan
pemahaman siswa pada pokok bahasan termokimia sebesar 32,62 %.
Berdasarkan pertimbangan di atas,
maka peneliti mencoba menerapkan pembelajaran yang menggunakan media komputer
memakai microsoft power point pada pokok bahasan hidrokarbon yaitu pada sub
pokok bahasan alkana, alkena dan alkuna. Pokok bahasan hidrokarbon sebenarnya
merupakan materi yang menarik karena sangat dekat dengan kehidupan siswa,
sehingga proses pembelajarannya dapat lebih realistik. Salah satu upaya yang
dapat dilakukan untuk merealistikan materi hidrokarbon adalah melalui media
komputer memakai microsoft office power point. Pada pokok bahasan hidrokarbon
siswa dapat kesulitan belajar namun dengan bantuan microsoft office power point
maka siswa akan lebih mudah dalam memahami materi pelajaran tersebut. Misalnya
dalam menentukan atom C, mungkin dalam pembelajaran yang konvensional bisa saja
siswa keliru dalam menentukan berapa ikatan dalam atom C, namun dengan
pembelajaran yang menggunakan media komputer berbasis komputer dengan microsoft
office power point maka kesulitan ini akan dapat teratasi.
Kata media berasal dari bahasa latin
dan merupakan bentuk jamak dari kata "medium" yang secara harfiah
mempunyai arti perantara atau pengantar. Berdasarkan pengertian tersebut maka
dapat diartikan bahwa media adalah semua bentuk prantara yang digunakan oleh
manusia untuk menyampaikan informasi, pendapat atau gagasan yang disampaikan
kepada penerima pesan. Pada dasarnya media dapat digunakan dalam proses belajar
mengajar melalui dua arah yaitu media sebagai alat bantu mengajar dan sebagai
media belajar yang dapat digunakan sendiri oleh siswa.
Penggunaan media dalam pembelajaran sangat bermanfaat
baik bagi guru ataupun bagi siswa. Adapun manfaat bagi guru adalah :
- Media pembelajaran membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.
- Media dapat menutupi keterbatasan yang dimiliki oleh guru dalam mengajar. Baik itu keterbatasan tenaga, waktu atau pengetahuan.
- Media membantu guru dalam mencapai tujuan pembelajaran.
- Dengan menggunakan media pembelajaran guru menjadi lebih kreatif dalam menyampaikan materi karena menggunakan beberapa metode pembelajaran.
Adapun Manfaat yang didapat oleh siswa dari penggunaan
media pembelajaran adalah sebagai berikut:
- Siswa akan lebih mudah memahami dan mengingat materi pembelajaran dibandingkan tanpa bantuan media.
- Menghindarkan verbalisme diantara siswa.
- Siswa akan lebih bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar.
- Siswa akan lebih mengembangkan ketiga ranahnya; kognitif, afektif dan psikomotor.
- Dengan media pembelajaran siswa dapat lebih mengenal lingkungan sekitarnya.
Keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar mengajar
sangatlah penting, karena seperti yang dikemukakan oleh Edgar Dale dalam
Sadiman, dkk, (2003: 78) dalam klasifikasi pengalaman menurut tingkat dari yang
paling kongkrit ke yang paling abstrak, dimana partisipasi, observasi, dan
pengalaman langsung memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pengalaman
belajar yangditerima siswa. Penyampaian suatu konsep kepada siswa akan
tersampaikan dengan baik jika konsep tersebut mengharuskan siswa terlibat di
dalamnya bila dibandingkan dengan konsep yang hanya melibatkan siswa untuk
mengamati saja.
Strategi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran kimia berbasis komputer untuk siswa SMA yaitu strategi visulisasi. Strategi Visualisasi mempunyai peran sentral dalam pembelajaran sains, utamanya kimia. Dalam pembelajaran, visualisasi mempunyai beberapa peran penting yaitu :
- Menyediakan referensi ide yang kongkrit.
- Memotivasi siswa dengan cara meningkatkan atensi, mempertahankan atensi, dan membangkitkan respon emosi.
- Menyederhanakan informasi yang sulit dipahami.
- Membantu mengorganisasi materi dengan mengilustrasikan hubungan antar elemen.
- Memberikan saluran ganda atau informasi yang multimodalitas sehingga memudahkan pemahaman.
Mengembangkan
program pembelajaran berbasis komputer untuk siswa SMA merupakan
tuntutan dari kemajuan teknologi saat ini, oleh sebab itu seorang guru
atau pengembang pembelajaran harus mencoba mendesain dan mengembangkan
materi pelajaran dengan memanfaatkan teknologi komputer.
Dalam mendesain
dan mengembangkan program PKBK harus memperhatikan aspek-aspek dalam
pengembangan diantaranya karateristik siswa, jenis materi yang akan dikembangkan
dan metode pengembangan program.
Jika aspek-aspek
tersebut dapat dipenuhi maka kemasan program PKBK akan dapat membantu siswa dalam
proses pembelajaran.
kawaii desu
BalasHapus